Presiden UEFA yakin para fans akan segera kembali ke stadion

Advertisement






20/4/2020 29/1/2019

Presiden UEFA yakin para fans akan segera kembali ke stadion

Sepakbola telah dipaksa menghadapi kebiasaan baru yaitu bermain di tengah stadion yang kosong tanpa penonton, tidak seperti biasanya stadion kosong tidak dipenuhi oleh fans tanpa dukungan dan yel-yel penyemangat dari fans yang membuat suasana dalam pertandingan semakin menarik dan sekarang para pemain menjalani kebiasaan yang baru bermain di stadion yang kosong dari fans yang membuat suasana menjadi hening dan kurang emosional.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin yakin para penggemar sepakbola akan segera kembali ke tribun stadion untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Kompetisi sepakbola terhenti karena adanya pandemic Virus Corona (COVID-19). Caferin menyatakan Virus Corona (COVID-19) tidak akan bertahan selamanya seperti apa yang dipikirkan banyak orang.

Sepakbola perlahan-lahan kembali bergeliat di Benua Eropa, Bundesliga Jerman kembali telah memulai kampanye kompetisi musim 2019-2020 yang sempat ditangguhkan akibat pandemi Virus Corona (COVID-19) pada pekan lalu, selanjutnya Serie A Italia dan Premier League Inggris dijadwalkan akan kembali bergulir pada pertengahan Juni nanti.

Kurang lebih dua bulan sepakbola berhenti akhirnya Bundesliga menjadi kompetisi pertama di Eropa yang kembali bergulir setelah ditundanya kompetisi sejak Maret lalu, Bundesliga memulai kompetisi pada akhir pekan lalu yang berlangsung secara tertutup tanpa penonton dan tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah tersebarnya Virus Corona (COVID-19).

Pertandingan tertutup seperti yang terjadi di Bundesliga jelas menimbulkan perasaan yang tidak biasanya, seperti yang dirasakan oleh pemain AS Monaco, Cesc Fabregas. Menurut Cesc Fabregas melihat pertandingan tanpa penonton terasa seperti menonton sebuah sesi latihan.

“Saya merasa seperti sedang menonton sesi latihan,” ujar Cesc Fabregas dalam akun Twitternya.

“Anda dapat mendengar semua pemain dan pelatih berteriak,”

“Sekarang kami akan lebih menghargai kekuatan para penggemar,” kata Cesc Fabregas menambahkan.

Bertanding tanpa penonton akan mengurangi esensi dari sebuah laga dan juga mengecewakan bagi fans yang tentu saja ingin menyaksikan tim kesayangannya secara langsung di stadion. Belum diketahui sampai kapan kondisi seperti ini akan terus berlangsung di dunia sepakbola. Akan tetapi, itu tidak mengubah keyakinan Caferin bahwa sepakbola lama yang ramah pada fans akan segera kembali.

“Saya tidak berpikir virus ini akan bertahan selamanya. Saya pikir itu akan (berubah) lebih cepat daripada yang dipikirkan banyak orang. Saya tidak suka pandangan apokaliptik ini, bahwa kita harus menunggu gelombang kedua dan ketiga atau bahkan gelombang kelima,” ujar Caferin, menyadur dari standart, Rabu (20/5/2020).

“Orang yang anda kenal kemungkinan akan mati suatu hari, tetapi apakah kita harus khawatir hari ini? Saya tidak berpikir begitu. Kami siap dan kami akan mengikuti rekomendasi dari otoritas, tetapi saya benar-benar yakin, secara pribadi, bahwa sepakbola lama yang baik dengan fans akan segera kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, beberapa klub papan atas di Eropa sedang melakukan kembali pembicaraan soal hak siar. Mereka ingin semua sisa pertandingan bisa disiarkan secara langsung di televisi. Pertandingan tertutup tanpa penonton kemungkinan akan berlangsung sampai akhir musim ini dan kemungkinan para fans baru bisa kembali ke stadion untuk mendukung tim kesayangan mereka di musim depan. Dengan itu para fans harus tetap bersabar sampai nanti diizinkannya mereka kembali ke stadion untuk mendukung kembali tim kesayangan mereka seperti biasa, dan para pemain akan mendapatkan dukungan kembali.